The Silent Killer
THE SILENT KILLER
Dalam mengelola pesantren, setelah menyiapkan infrastruktur, kurikulum dan SDM yang
terbaik, maka yang tidak kalah pentingnya adalah mengelola dan mengembangkan potensi santri, banin dan banat, dengan maksimal.
Harus diakui, usia 0-12 tahun mereka diasuh oleh orang tua atau lingkungan yang beragam. Dengan potensi yang berbeda. Ada yang IQ-nya tinggi, sedang dan biasa. Ada yang kinestik, audio dan visual, dengan kecenderungan yang berbeda.
Semua itu adalah keistimewaan yang Allah berikan. Meski banyak orang tua, karena tidak paham, atau tidak mempunyai konsep pendidikan yang tepat, akhirnya 12 tahun usia anaknya berlalu, tetap menyisakan sejumlah PR.
Inilah yang kami sebut The Silent Killer. Jika salah penanganan, maka anak-anak ini berkembang ke arah yang salah.
Dalam kontek gharizah dan khashiyatnya, gharizah ini harus disibukkan dengan berbagai aktivitas positif dan amal shalih, agar tidak ada kesempatan untuk melakukan hal yang sia-sia, bahkan maksiat. Karena itu, agenda kegiatan mereka haruslah padat. Dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi.
Jangan lupa untuk tak henti-hentinya minta kepada Allah untuk menjaga dan membimbing anak-anak kita semua. Karena Dialah yang Menentukan segalanya. Semoga langkah-langkah terbaik dalam mendidik anak-anak ini dimudahkan Allah. Dibimbing dan ditolong oleh Allah, sehingga bisa mewujudkan generasi terbaik, generasi emas pemimpin peradaban Islam ke depan.
Rabbi Yassir wa waffiqna kulla khair

