Iman Sebelum Qur’an

Oleh: KH Hafidz Abdurrahman
Mengapa Allah menyatakan, “Hudan li al-Muttaqin” (petunjuk bagi orang yang bertakwa) sebagai penjelasan al-Qur’an, yang tak ada sedikitpun keraguan di dalamnya?
Karena, takwa itu buah iman. Orang yang tidak mempunyai keyakinan kepada Allah, kepada kalam-Nya, kepada Nabi dan kitab suci-Nya, pasti tidak mempunyai ketakwaan
Ketika takwa tidak ada, maka al-Qur’an yang sempurna, tak ada sedikit pun keraguan di dalamnya, tetap saja tak bisa menjadi petunjuk bagi orang tersebut.
Tapi, jika takwa itu ada, maka al-Qur’an akan hidup di dalam hatinya. Al-Qur’an akan membimbingnya. Semua ucapan dan tingkah lakunya adalah manifestasi al-Qur’an yang ada di dalam dadanya.
Maka, untuk menghidupkan al-Qur’an di dalam diri kita, masyarakat dan negara, harus dimulai dengan iman di dalam dada.

Leave a Comment